Breaking News

Senin, 19 Juli 2010

Kesebangunan dan Kekongruenan




Standar Kompetensi
Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah


Apa yang akan kamu pelajari?
Membedakan dua bangun datar sebangun atau tidak sebangun, dengan menyebut syaratnya.
Menghitung panjang sisi yang belum diketahui dari dua bangun yang sebangun.


Syarat dua segitiga sebangun.
Menentukan perbandingan sisi dua segitiga yang sebangun dan menghitung panjangnya
Memecahkan masalah yang melibatkan konsep kesebangunan


Mengenali dua bangun datar yang kongruen atau tak kongruen, dengan menyebut syaratnya.
Menentukan segitiga yang kongruen.
Membuktikan dua segitiga kongruen
Menentukan perbandiingan sisi-sisi dua segitiga yang kongruen dan menghitung panjangnya.
Menyatakan akibat dari dua segitiga kongruen
Membedakan pengertian sebangun dan kongruen
Read more ...

Sabtu, 17 Juli 2010

Volume yang Tidak Berubah

Membongkar permainan sulap adalah yang menarik bagi pemerhati fisika non-linier. Ada banyak trik sulap yang berhasil aku bongkar. Pada suatu hari, Dedi menampilkan permainan sulap yang menarik. Ia menggunakan 7 buah balok yang membentuk formasi persegi panjang seperti pada gambar 1.

Gambar1. Formasi persegi panjang pertama terdiri dari 7 buah balok

Formasi persegi panjang dari 7 balok ini sesuai dengan ukuran frame warna ungu (gambar 2).
Gambar 2. Ukuran formasi pertama kotak persegi panjang yang sama dengan frame ungu

Kemudian ditambahkan satu balok berwarna hijau (gambar 3)
Gambar 3. Formasi persegi panjang pertama (7 balok) dan satu balok hijau

Dalam pertunjukannya, Dedy menunjukkan bahwa balok hijau dapat ditambahkan ke dalam formasi persegi panjang pertama menjadi formasi persegi panjang kedua dengan 8 buah balok (gambar 4)
Gambar4. Formasi persegi panjang kedua dengan 8 buah balok.

Logikanya, tambahan balok hijau akan mengubah luasan formasi. Sehingga fomasi persegi panjang kedua seharusnya lebih luas daripada formasi persegi panjang pertama. Sehingga formasi 8 balok ini tidak mungkin dapat masuk ke frame ungu seperti gambar 5.
Gambar 5. Frame ungu ukuran formasi persegi panjang pertama yang tidak sesuai dengan ukuran fromasi persegi panjang kedua

Namun Dedy menujukkan bahwa formasi persegi panjang kedua ini ukurannya sama persis dengan formasi persegi panjang pertama, karena tetap dapat masuk ke dalam frame ungu yang sama pula (gambar 6).
Gambar 6. Frame ungu yang sesuai dengan ukuran formasi persegi panjang kedua

Apakah benar ukuran formasi kotak kedua sesuai dengan frame ungu? Bagaimana mungkin?

Mau tau jawabannya? Silakan klik judul posting ini....
Read more ...

Permainan Dadu Ala Joe Sandy

Effects : Dengan mata tetutup dan perhitungan matematis, anda bisa menebak angka 3 dadu yang dilemparkan oleh seseorang.
Prosedur :
  1. Di awal show, katakan apabila anda menebak angka satu buah dadu yang dilemparkan, dan tebakan anda benar, itu adalah sebuah kebetulan. Jika anda menebak angka dua buah dadu yang dilemparkan, dan tebakan anda benar, itu memang sedikit mengesankan, tapi orang masih akan menganggapnya kebetulan. Oleh karena itu, katakanlah bahwa anda akan menebak angka 3 buah dadu dengan mata tertutup dan perhitungan matematis.
  2.  Panggil seorang sukarelawan dan suruh ia melemparkan 3 buah dadu . Misal dadu pertama 6, dadu kedua 5, dan dadu ketiga 1.
  3. Suruh ia mengalikan dua angka pada dadu pertama (6 x 2 = 12)
  4. Tambah angka taersebut dengan 5 (12+5=17)
  5. Kalikan 5 angka tersebut (17 x 5 = 85)
  6. Suruh ia menambahkannya dengan angka pada dadu kedua (85 + 5= 90)
  7. Kalikan 10 (90×10 = 900)
  8. Tambahkan dengan angka pada dadu ketiga (900+1=901)
  9. Minta sang sukarelawan menyebutkan angka total yang ia peroleh. Yang harus anda lakukan, kurangilah angka tersebut dengan 250 untuk mengetahui angka dadu yang dilemparkan sang sukarelawan. Dalam kasus ini, 901-250 = 651. Berarti dadu pertama bernilai 6, dadu kedua bernilai 5, dan dadu ketiga bernilai 1.
By: Sahabat Joe Sandy
Read more ...

Permainan Angka Ala Joe Sandy (Bagian 4)

Inilah yang digunakan joe sandy saat final dengan menggunakan trik Mathematics Extreme Prediction yang Diciptakan oleh Wiku Pulangasih "The Online Magician".
Anda bisa membuat prediksi 5 baris penjumlahan saat baris pertama baru selesai ditulis. Baris angka-angka di baris ke-1, 2, dan 4 ditulis secara acak oleh orang lain, sedangkan anda menulis angka-angka di baris ke-3 dan ke-5

Prosedur :

  1. Minta seorang teman anda menentukan berapa digit angka yang akan digunakan dalam permainan (mulai dari 2 digit hingga tak terhingga). Misalkan, teman anda memilih 5 digit angka. Katakan bahwa anda dan sang sukarelawan akan bermain dengan 5 baris penjumlahan.

  2. Suruh sang sukarelawan menulis 5 digit angka secara acak. Setelah selesai, katakan bahwa anda mampu memprediksi hasil penjumlahan, walaupun belum semua baris ditulis.

Cara membuat prediksi.

  • Jika angka terakhir pada baris pertama lebih besar dari 1, maka kurangi digit terakhir dengan 2, dan tulis angka 2 di depan digit pertama. Contoh, sukarelawan menulis 56743 maka prediksi yang anda buat adalah 256741

  • Jika angka terakhir pada baris pertama lebih kecil dari 2, maka kurangi digit terakhir dengan 2, kurangi digit kedua dari belakang dengan 1, dan tulis angka 2 di depan digit pertama. Contoh, sukarelawan menulis 56470, maka prediksinya adalah 256468. Jika sukarelawan menulis 56471, maka prediksinya adalah 256469.

    Tulis hasil prediksi dan masukkan ke selembar amplop.

  1. Minta orang lain menuliskan lagi 5 digit angka di bawah baris pertama. Misal orang tersebut menulis 87069.

  2. Sekarang, anda akan menulis angka di baris ketiga. Yang harus anda cermati adalah angka di baris kedua. Anda harus menuliskan angka-angka di baris ketiga yang apabila per digitnya dijumlahkan dengan angka-angka di baris kedua hasilnya 9. Contoh, baris kedua angkanya 87069. Maka di baris ketiga anda menulis 12930.

  3. Minta lagi orang lain untuk menulis lima digit angka di baris keempat. Misal, orang itu menulis 97438.

  4. Katakan bahwa anda akan menulis 5 digit angka di baris kelima (terakhir). Prinsipnya sama, yang harus anda cermati adalah angka di baris keempat. Anda harus menuliskan angka-angka di baris kelima yang apabila per digitnya dijumlahkan dengan angka-angka di baris keempat hasilnya 9. Contoh, baris kedua angkanya 97438, maka di baris kelima anda menulis 02561.

  5. Minta orang lain menghitung kelima baris penjumlahan. Suruh ia menuliskan hasilnya, dan bukalah prediksi anda di dalam amplop. Hasilnya pasti sama!


 

By: Sahabat Joe Sandy

Read more ...

Permainan Angka Ala Joe Sandy (Bagian 3)

Saat di acara The Master, salah satu finalis dari season 1 yaitu Joe Sandy (sekarang sudah menjadi juara) menampilkan permainan sulapnya yang menggunakan angka-angka. Permainanya cukup sederhana yaitu hanya mengisi angka2 di sebuah kotak 4x4 (terdapat 16 kotak). Namun sebelum mengisi angka2 pada kotak tersebut Joe Sandy meminta kepada 10 penonton(memilih secara acak) untuk memilih angka 1-9, dan semua angka yang dipilih ke 10 penonton dijumlahkan dan angka yang didapat misal adalah Z.

Setelah angka Z didapatkan, kemudian Joe Sandy langsung mengisi kotak 4x4 yang kosong secara acak dan cepat(tidak ada angka yang sama). Namun apa yang ajaib??? setelah Joe selesai mengisi ke 16 kotak tersebut, Joe Sandy menjumlahkan setiap kolom dan baris secara vertikal, horizontal,dan diagonal dan hasil penjumlahannya selalu Z. Tak hanya itu, penjumlahan 4 kotak sudut itu pun jumlahnya adalah Z. Seketika setelah itu penonton pun dibuat tercengang dan terkagum2, dan hampir semua dari mereka pun melakukan standing applause.

Dan ini gambar triknya :



Misal bilangan yang diminta adalah Z

Dik;
A+B+C+D=Z
1-16 adalah nama kotak
x dan y adalah bilangan sembarang (usahakan nilai x, y < A, B, C, D < Z )
A, B, C dan D adalah bilangan sembarang dimana harus dikondisikan dengan syarat A+B+C+D=Z

Perhatikanlah

Horizontal;
1+2+3+4=Z
5+6+7+8=Z
9+10+11+12=Z
13+14+15+16=Z

Vertikal ;
1+5+9+13=Z
2+6+10+14=Z
3+7+11+15=Z
4+8+12+16=Z

Diagonal ;
1+6+11+16=Z
4+7+10+13=Z

Berdempetan ;
1+2+5+6=Z
3+4+7+8=Z
9+10+13+14=Z
11+12+15+16=Z
6+7+10+11=Z

Sudut;
1+4+13+16=Z

Sisi ;
2+3+14+15=Z
5+8+9+12=Z

Coba Pakai angka;
Z=186
A=37, B=68, C=56, D=25, x=7, y=15

Ini tabelnya



By: Sahabat Joe Sandy
Read more ...

Permainan Angka Ala Joe Sandy (Bagian 2)

Berikut ini adalah kelanjutan dari Permainan Angka Ala Joe Sandy Bagian pertama. Sebenarnya Permainan Jilid yang ke-2 ini hampir sama dgn yg kmrn, bedany adalah lumayan ruwet rumusnya untuk menguras otak Anda hohohoho.....

Tapi tentuny lbh menarik dan asyik karena :

  1. Di jilid ke2 ini brlaku utk pnjumlahan secara diagonal.
  2. Tidak hanya pnjumlahan diagonal, tp bsa jg pnjumlahan 4 angka yg brdekatan(bagian pojok).

Daripada penasaran ini dia rumusnya :


[A+7]

[A+10]

[B+1]

[A + 0]

[B+0]

[A + 1]

[A+6]

[A+11]

[A+2]

[B + 3]

[A+8]

[A + 5]

[A+9]

[A + 4]

[A+3]

[B + 2]



Keterangan :
A = bilangan bulat.
B = jumlah yang kita inginkan dikurangi 3 bilangan yangg sudah diketahui (bagian pojok).

Contoh :
A = 5
B = 50 - (12+15+6) = 17

12

15

18

5

→ 50

17

6

11

16

→ 50

7

20

13

10

→ 50

14

9

8

19

→ 50

 

50

50

50

50

 


 

  1. lihat penjumlahan scara diagonalnya.
    12 + 6 + 13 + 19 = 50
    5 + 11 + 20 + 14 = 50


  2. lihat penjumlahan 4 angka yg brdekatan (bagian pojok).
    12 + 15 + 6 + 17 = 50
    7 + 20 + 9 + 14 = 50
    18 + 5 + 16 + 11 = 50
    13 + 10 + 19 + 8 = 50

    Asyik khan Permainan Angka Ala Joe Sandy Jilid 2..?? Ayo buruan dimainkan bareng teman2mu hohohoho…..


 

By : Sahabat Joe Sandy

Read more ...

Permainan Angka Ala Joe Sandy (Bagian 1)

Siapa yang tidak kenal Joe Sandy? Seorang yang menjadi pemenang acara the master season 1 dan sekarang Joe Sandy menyandang gelar master angka karena kepintarannya mengolah angka dengan cepat. Permainan angka yang dilakukan joe sandy yang membuat penjumlahan angka secara horizontal, vertikal, dan diagonal yang mendapatkan hasil yang sama.

Nahh... ada sedikit mengungkap rahasianya master Joe Sandy... hohoho...

Tapi melakukan penentuan angka dimana yang jika dijumlah secara horizontal dan vertikal akan menghasilkan jumlah yang sama dengan baris kolom 4x4.
Dan tentunya semua itu tidak terlepas dari rumus,,hehe...
Ini dia rumusnya :
 

A

B

C

D

(D - 3)

(C + 3)

(B - 1)

(A + 1)

(B + 1)

(A - 1)

(D - 1)

(C + 1)

(C + 2)

(D - 2)

(A + 2)

(B - 2)


Minta teman anda menentukan angka A, B, C, D.
Misalnya teman anda menentukan A = 20 , B = 10, C = 15, D = 25
Nah, jumlahnya secara horizontal adalah 70..
bagaimana membuat semua semua penjumlahan secara horizontal dan vertikal menghasilkan angka yang sama yaitu 70?

Caranya tinggal masukkan rumus diatas….

20

10

15

25

→ 70

22

18

9

21

→ 70

11

19

24

16

→ 70

17

23

22

8

→ 70

 

70

70

70

70

 


Huah…. permainan angka ala Joe Sandy selesai.. Asyik bukan??,hehe..
Jika ada yang bingung bisa ditanyakan sama master Joe Sandynya langsung… hohoho….


 

By: Sahabat Joe Sandy

Read more ...

Rumus Matematika Mengungkap Kematian Michael Jackson


Kematian Michael Jackson menggugah pelajar kelas I SMA Negeri 1 Bogor melakukan "investigasi". Oki Novendra, sang pelajar, bahkan membuat teori. "Kalau menggunakan Demerol, kita bisa tahu berapa yang mengendap dalam darah dan menjadi penyebab serangan jantung," katanya.

Dari hitung-hitungan matematika, Oki menyimpulkan kematian raja musik pop tahun lalu itu akibat overdosis obat-obatan. Teori Oki meyakinkan tim juri International Conference Young Scientists ke-17 di Sanur, Bali, Selasa lalu. Pelajar kelahiran 1993 ini menggondol medali emas dengan penelitian berjudul "Mathematical Explanation on the Death of Michael Jackson". Selain Oki, ada enam medali emas lainnya yang digondol kontingen Indonesia (lihat boks).


Pengagum Jacko itu mengaku mendapat literatur pemodelan matematika yang dapat menghitung pengendapan obat dalam darah. Awalnya, penelitiannya hanya bisa menjelaskan efek samping Demerol yang dikonsumsi Jacko. Tapi kemudian dia mendapat rumus aman untuk menghitung dosis obat yang wajar dikonsumsi dalam darah.

Pelajar lain yang menggondol medali emas adalah Sonny Lazuardi, siswa SMA Negeri 5 Bandung. Dia membawakan penelitian berjudul "Portable Protection Everywhere", penelitian antivirus khusus untuk flash disk. Dia tertarik menelitinya karena sampai saat ini belum ada antivirus khusus untuk USB tersebut. Padahal banyak orang menggunakannya.

Sebelum berkompetisi, tim Indonesia dilatih secara intensif sejak Januari 2010. Setiap bulan, tiga hari sekali mereka dikarantina di Bandung. Tujuannya menajamkan materi dan menguasai teknik penyampaian dalam bahasa Inggris.

"Pertanyaan juri sulit karena bahasa Inggrisnya beraksen Eropa Timur," kata Sonny menyebut juri dari Rusia. Beruntung, tim pembimbing telah membekalinya sehingga Sonny, yang bercita-cita jadi ahli komputer, menggondol medali emas.
 
 
 
Berita versi lain:
 
Misteri kematian penyanyi pop legendaris Amerika Serikat, Michael Jackson, diungkap oleh siswa kelas I SMAN 1 Bogor, Oki Novendra. Oki mengungkap penyebab kematian Jacko (panggilan Michael Jackson) lewat perhitungan matematika dengan menggunakan rumus sederhana diffensial (turunan, red).

Penyebab kematian Jacko itu diungkap Oki saat mempresentasikan hasil penelitiannya pada International Conference Young Scientists ke-17 di Grand Bali Beach, Sanur, Bali, kemarin (13/4).
Oki mengatakan, kematian Jacko erat kaitannya dengan dosis obat yang sering dikonsumsinya.

Dia menjelaskan, parameter differensial itu ditentukan oleh dosis dan waktu. Penggunaan dosis obat harus konstan digunakan dengan jadwal yang teratur, tidak bisa berubah melebihi standar yang telah ditetapkan.

“Malah dosis penggunaan obat itu harus menurun. Logikanya, obat digunakan untuk mengurangi rasa sakit, begitu juga dengan dosisnya,” ujar Oki ketika dihubungi Radar Bogor, tadi malam. Oki menganalisa, Jacko memakai obat dengan dosis yang tinggi (overdosis), terutama saat tampil di panggung. Cara tersebut dilakukan salah satu anggota Jackson Five itu agar bisa prima di hadapan penggemarnya.

“Jadi, dengan adanya hubungan antara dosis dan waktu terhadap penggunaan obat, bisa diminimalisir ketergantungan terhadap obat itu,” terang Oki, pria kelahiran 6 Oktober 1993. Hasil penelitiannya itu, Oki memperoleh penjelasan side effect (efek samping, red) obat Demerol yang dikonsumsi Jacko.

“Bahkan, saya mendapat rumus aman untuk menghitung dosis obat yang wajar dikonsumsi dalam darah,” jelas siswa peraih medali perak Olimpiade Matematika di Singapura pada 2009 itu.

Penelitian eksak yang dilakukan Oki dianggap sebagai karya yang luar biasa. Humas SMAN 1 Bogor Elyati Marlen menuturkan, prestasi dan kegiatan Oki di sekolah terbilang berbeda dari yang lainnya. “Selain secara akademik, di kegiatan ilmiah remaja juga dia aktif,” ujar Elyati.

Berkat berbagai prestasi yang diraih Oki, sekolah memberi apresiasi yakni membebaskan biaya pendidikan mulai dari dana sumbangan pokok, biaya kegiatan penelitian, dan kegiatan yang terkait belajar mengajar pada tahun ajaran 2009/2010.

Rencananya Kepala SMAN 1 Bogor Agus Suherman juga akan memberi apresiasi yang sama kepada Oki pada tahun ajaran 2010/2011, yakni kembali menggratiskan biaya pendidikan. “Itu berkat keikutsertaannya kembali membawa nama negara Indonesia dalam ajang internasional,” jelas Elyati. (cr1)
Read more ...

Jumat, 16 Juli 2010

SOAL-SOAL LATIHAN INTEGRAL

Bagi Sahabat Matematika yang sedang mencari kumpulan soal soal integral, bisa mendownloadnya di sini, kebetulan beberapa waktu lalu kawan saya membuat soal dan jawaban integral dari beberapa jenisnya. Semoga membatu.

Download di link di bawah ini:


Download Soal Integral


Pada file tersebut berisi macam-macam jenis integral, yaitu:
  • Integral Transenden
  • Integral Eksponen
  • Integral sin^n x dx
  • Integral cos^n x dx
  • Integral sin^m x cos^n x dx
  • Integral tan^n x dx
  • Integral ctg^n x dx
  • Integral tan^m x sec^n x dx
  • Integral ctg^m x cosec^n x dx
  • Integral sinmx cosnx dx
  • Integral sinmx sinnx dx
  • Integral cosmx cosnx dx
  • Integral Parsial
  • Integral √(n&ax+b)
  • Integral √(a^2 - x^2)
  • Integral √(a^2 + x^2)
  • Integral √(u^2 - a^2)
  • Integral a^2 + Bx + C
  • Integral Fungsi Rasional



Selamat belajar
Read more ...

Rabu, 14 Juli 2010

Langkah Awal

Read more ...

ALJABAR

Aljabar ……..
Dirimu seakan-akan membuat mati kutu
Mati kutu bagi mereka yang awam
Enak bagi mereka yang mengerti
Bagaikan melahap makanan yang lezat.

Aljabar ..........
Jiwaku melayang, Tersangkut akar-akarmu
Aku kagum padamu,
Sebab ada keistimewaan yang kau
Pancarkan
Dalam lubuk hati semua orang

Terimakasih aljabar
Dan kuagungkan dirimu
Demi cakrawala nuansa dunia.

By: Afni Wanti
Read more ...

Lingkaran Kegundahan

suguhan sejuta makna
t’lah ciptakan s’buah limit yang transparan
dimana pahatan harga mutlak tak lagi berarti
hanya sebuah sumbu realita yang bergerak menjauh
tinggalkan garis waktu yang bermain tajam
menjamah sebentuk gelisah......
menusuk relung khayalku......
mengoyak kutub perbedaan......
memasungku dititik ketakberdayaan
dan campakkanku di kekontinuan yang membunuh
jadikan sekawanan derita panjangku
’tuk hadirkan s’buah jarak.....
’tuk raih bayang semu.....
’tuk lambungkan fungsi nuraniku.....
Dan tinggalkan diriku.....
Di lingkaran kegundahan.....

By: Christina Nalle
Read more ...

Definisi keikhlasan

 Ragaku terus berotasi disini
tapi serasionalnya aku ingin pergi
pergi dan takkan pernah ku tengok lagi
karena perih terlanjur mensubstitusi

di tempat ini hitam mendominasi
di tempat ini kelam mengeliminasi
bagai relasi tanpa fungsi
bagai subgrup tak berpenghuni

Tuhan,
sampai kapan aku dapat bertahan
bertahan dari bilangan hinaan
hingga merasa vektor hidup ini nyaman

Tuhan,
bantu elemen temukan himpunan
himpunan yang dapat menghargai
hingga elemen dapat tersenyum kembali

wahai penguasa hati
definisikan aku keikhlasan
agar aku tahu cara bersabar
mengharap setetes linier kebahagian

atau teoremakan aku kebencian
agar tak kenal fungsi memaafkan
sampai titik stasioner tinggi menjulang
sampai tak satupun mereka kan ku kenang

Puisi by Agustiawan
Read more ...

Lingkaran Pemerintahan

Indonesia…
Luasmu tak terhitung banyaknya
Suku banyakmu tak diketahui jumlahnya
Keanekaragaman merupakan himpunan bagian dirimu

Kini ...
Semua sirna tak berbekas
Satu persatu himpunan saling asing

Pemerintahanmu kacau balau
Parati segitiga saling menghujat
Barisan demonstran terus mengalir
Kontradiksi hampir tiap hari

Indonesia...
Rakyatmu telah lelah
Limit kesabaran memuncak

Oh Tuhan ...
Kembalikan fungsi pemerintahan seperti semula

Puisi by Dina Ari A.L
Read more ...

Selasa, 13 Juli 2010

Matematika Sholat

Mungkin agak aneh ketika kita mengaitkan Matematika (yang konon suatu hal yang eksak) dengan Sholat yang merupakan hal yang ghoib. Namun sesungguhnya dibalik itu semua ada nilai matematis yang ‘jarang’ kita ketahui.

lebih jauh ada presentasi berikut yang mengupas tentang matematika dan sholat. bahkan diketahui bahwa ternyata Bumi ini sedang sholat, bahwa mahluk Allah pada fitrahnya sholat.

Untuk lebih jelasnya silakan simak presentasi berikut:



dan semoga bisa jadi referensi baru kita tentang sholat.

Buat sahabat matematika yang ingin mendownload file diatas dapat diklik disini.
Bacaan Asli.
Read more ...

Senin, 12 Juli 2010

Matematika Sedekah

Sedekah bisa mendatangkan ampunan Allah, menghapus dosa dan menutup kesalahan dan keburukan. Sedekah bisa mendatangkan ridha Allah, dan sedekah bisa mendatangkan kasih sayang dan bantuan Allah. Wuh, inilah sekian fadilah sedekah yang ditawarkan Allah bagi para pelakunya.

Sebagaimana kita ketahui, hidup kita jadi susah, lantaran memang kita banyak betul dosanya. Dosa-dosa kita mengakibatkan kehidupan kita menjadi tertutup dari Kasih Sayangnya Allah. Kesalahan- kesalahan yang kita buat, baik terhadap Allah, maupun terhadap manusia, membuat kita terperangkap dalam lautan kesusahan yang sejatinya kita buat sendiri.

Hidup kita pun banyak masalah. Lalu Allah datang menawarkan bantuan-Nya, menawarkan kasih sayang-Nya, menawarkan ridha-Nya terhadap ikhtiar kita, dan menawarkan ampunan-Nya. Tapi kepada siapa yang Allah bisa berikan ini semua? Kepada siapa yang mau bersedekah. Kepada yang mau membantu
orang lain. kepada yang mau peduli dan berbagi.

Kita memang susah. Tapi pasti ada yang lebih susah. Kita memang sulit, tapi pasti ada yang lebih sulit. Kita memang sedih, tapi barangkali ada yang lebih sedih. Terhadap mereka inilah Allah minta kita memperhatikan jika ingin diperhatikan.


Di pembahasan-pembahas an tentang sedekah, saya akan banyak mendorong diri saya dan saudara, untuk melakukan sedekah, dengan mengemukakan fadilah-fadilah/ keutamaannya. Insya Allah pembahasan akan sampai kepada Ihsan, Mahabbah, Ikhlas dan Ridha Allah. Apa yang tertulis, adalah untuk memotivasi supaya tumbuh keringanan dalam berbagi, kemauan dalam bersedekah.

Sebab biar bagaimanapun, manusia adalah pedagang. Ia perlu dimotivasi untuk melakukan sebuah amal. Kepada Allah juga semuanya berpulang.

Akhirnya, mintalah doa kepada Allah, agar Allah terus menerus membukakan pintu ilmu, hikmah, taufiq dan hidayah-Nya hingga sampai kepada derajat "mukhlishiina lahuddien", derajat orang-orang yang mengikhlaskan diri kepada Allah.

Kalikan Dari Target Supaya Beroleh Lebih Siapapun manusia, pasti ingin hidup ini punya lebih. Tidak sekedar pas-pasan. Maka, dengan hitung-hitungan sedekah,
bolehlah jajal teori ini: Bersedekahlah dari target.

Saudaraku, ini menyambung tiga tulisan terdahulu. Kasusnya, tetap sama: Seorang karyawan dengan gaji 1jt, yang punya pengeluaran 2jt.

Bila karyawan tersebut mau hidup tidak pas-pasan, dan mau dicukupkan Allah, dia harus menjaga dirinya dari keburukan, dan terus memacu dirinya dengan berbuat kebaikan dan kebaikan. Kemudian, lakukan sedekah 10% bukan dari gajinya, melainkan dari pengeluarannya.

Kita lihat ya.

Sedekah 10% dari 2jt (bukan dari gajinya yang 1jt), maka akan didapat angka sedekah sebesar Rp. 200rb. Gaji pokok sebesar 1jt, dikurang 200rb, menjadi tinggal 800rb. Lihat, angka tercatatnya tambah mengecil, menjadi tinggal 800.000. Tapi di sinilah misteri sedekah yang ajaib. Yang 200rb yang disedekahkan, akan dikembalikan sepuluh kali lipat oleh Allah, atau menjadi 2jt. sehingga skor akhirnya bukan 800rb, melainkan 2,8jt.

Dengan perhitungan di atas, kebutuhannya yang 2jt, malah terlampaui. Dia lebih 800rb. Subhanallah. Apalagi kalau kemudian dia betul-betul mau memelihara diri dari maksiat dan dosa, dan mempertahankan perbuatan baik, maka lompatan besar akan terjadi dalam hidupnya. Sebuah perubahan besar, sungguh-sungguh akan terjadi. Baik kemuliaan hidup, kejayaan, kekayaan, hingga keberkahan dan ketenangan hidup. Sekalilagi,subhanallah.

2.5% ITU CUKUP, KALAU ..

Setiap perbuatan, pasti ada balasannya. Dan satu hal yang saya kagumi dari matematika Allah, bahwa Spiritual Values,ternyataselalu punya keterkaitan dengan Economic Values. Kita akan bahas pelan-pelan sisi ini, sampe kepada pemahaman yang mengagumkan tentang kebenaran janji Allah tentang perbuatan baik dan perbuatan buruk.

Kita sedang membicarakan bahwa sedekah 2,5% itu tidaklah cukup. Mestinya, begitu saya ajukan dalam tulisan terdahulu, sedekah kita, haruslah minimal 10%. Dengan bersedekah 10%, insya Allah kebutuhan-kebutuhan kita, yang memang kita hidup di dunia pastipunya kebutuhan, akan tercukupi.

Dari ilustrasi di dua tulisan terdahulu, saya memaparkan bahwa ketika seorang karyawan bersedekah 2,5% dari gajinya yang 1jt, maka "pertambahannya" menjadi Rp. 1.225.000. Yakni didapat dari Rp. 975.000, sebagai uang tercatat setelah dipotong sedekah, ditambah dengan pengembalian sepuluh kali lipat dari Allah dari 2,5% nya. Bila sedekah 2,5% ini yang dia tempuh, sedangkan dia punya pengeluaran 2jt, maka kekurangannya teramat jauh. Dia masih butuh Rp. 775.000,-. Maka kemudian saya mengajukan agar kita bersedekah jangan 2,5%, tapi lebihkan. Misalnya 10%.

Saudaraku, ada pernyataan menarik dari guru-guru sedekah, bahwa katanya, sedekah kita yang 2,5% itu sebenarnya tetap akan mencukupi kebutuhan-kebutuhan kita, di dunia ini, maupun kebutuhan yang lebih hebat lagi di akhirat, kalau kita bagus dalam amaliyah lain selain sedekah. Misalnya, bagus dalam mengerjakan shalat. Shalat dilakukan selalu berjamaah.

Shalat dilakukan dengan menambah sunnah-sunnahnya; qabliyah ba'diyah, hajat, dhuha, tahajjud. Bagus juga dalam hubungan dengan orang tua, dengan keluarga, dengan tetangga, dengan kawan sekerja, kawan usaha. Terus, kita punya maksiat sedikit, keburukan sedikit. Bila ini yang terjadi, maka insya Allah, cukuplah kita akan segala hajat kita. Allah akan menambah poin demi poin dari apa yang kita lakukan.

Hanya sayangnya, kita-kita ini justru orang yang sedikit beramal, dan banyak maksiatnya. Jadilah kita orang-orang yang merugi. Skor akhir yang sebenernya sudah bertambah, dengan sedekah 2,5% itu, malah harus melorot, harus tekor, sebab kita tidak menjaga diri. Perbuatan buruk kita, memakan perbuatan baik kita.

Tambahi terus amaliyah kita, dan kurangi terus maksiat kita. Coba Jajal Sedekah 10 %

Saudara sudah belajar, bahwa sedekah 2,5% itu tidaklah cukup. Ketika diterapkan dalam kasus seorang karyawan yang memiliki gaji 1jt dan pengeluarannya 2jt, maka dia hanya mendapatkan pertambahan 250rb, yang merupakan perkalian sedekah 2,5% dari 1jt, dikalikan sepuluh. Sehingga "skor" akhir, pendapatan dia hanya berubah menjadi Rp. 1.225.000. Masih cukup jauh dari kebutuhan dia yang 2jt.

Sekarang kita coba terapkan ilustrasi berbeda. Ilustrasi sedekah 10%.

Sedekah: Sebesar 10%
10% dari 1.000.000 = 100.000

Maka, tercatat di atas kertas:
1.000.000 - 100.000 = 900.000

Kita lihat, memang kurangnya semakin banyak, dibandingkan dengan kita bersedekah 2,5%. Tapi kita belajar, bahwa 900.000 itu bukanlah hasil akhir. Allah akan mengembalikan lagi yang 2,5% yang dia keluarkan sebanyak sepuluh kali lipat, atau dikembalikan sebesar 1.000.000. Sehingga dia bakal mendapatkan rizki min haitsu laa yahtasib (rizki tak terduga) sebesar: 900.000 + 1.000.000 = 1.900.000

Dengan perhitungan ini, dia "berhasil" mengubah penghasilannya, menjadi mendekati angka pengeluaran yang 2jt nya. Dia cukup butuh 100rb tambahan lagi, yang barangkali Allah yang akan menggenapkan.

2.5 % Tidaklah Cukup

Saudaraku, barangkali sekarang ini zamannya minimalis. Sehingga ke sedekah juga hitung-hitungannya jadi minimalis. Angka yang biasa diangkat, 2,5%. Kita akan coba ilustrasikan, dengan perkalian sepuluh kali lipat, bahwa sedekah minimalis itu tidak punya pengaruh yang signifikan.

Contoh berikut ini, adalah contoh seorang karyawan yang punya gaji 1jt. Dia punya pengeluaran rutin sebesar 2jt. Kemudian dia bersedekah 2,5% dari penghasilan yang 1jt itu. Maka kita dapat perhitungannya sebagai berikut:

Sedekah: Sebesar 2,5%
2,5% dari 1.000.000 = 25.000

Maka, tercatat di atas kertas:
1.000.000 - 25.000 = 975.000

Tapi kita belajar, bahwa 975.000 bukan hasil akhir. Allah akan mengembalikan lagi yang 2,5% yang dia keluarkan sebanyak sepuluh kali lipat, atau sebesar 250.000. Sehingga dia bakal mendapatkan rizki min haitsu laa yahtasib (rizki tak terduga) sebesar:
975.000 + 250.000 = 1.225.000

Lihat, "hasil akhir" dari perhitungan sedekah 2,5% dari 1jt, "hanya" jadi Rp. 1.225.000,-. Masih jauh dari pengeluaran dia yang sebesar Rp. 2jt. Boleh dibilang secara bercanda, bahwa jika dia sedekahnya "hanya" 2,5%, dia masih akan keringetan untuk mencari sisa 775.000 untuk menutupi kebutuhannya.

Memberi Lebih Banyak, Menuai Lebih Banyak
Kita sudah belajar matematika dasar sedekah, dimana setiap kita bersedekah Allah menjanjikan minimal pengembalian sepuluh kali lipat (walaupun ada di ayat lain yg Allah menyatakan akan membayar 2x lipat). Atas dasar ini pula, kita coba bermain-main dengan matematika sedekah yang mengagumkan. Bahwa semakin banyak kita bersedekah, ternyata betul Allah akan semakin banyak juga memberikan gantinya, memberikan pengambalian dari-Nya.

Coba lihat ilustrasi matematika berikut ini:
Pada pembahasan yang lalu, kita belajar:

10 - 1 = 19
Maka, ketemulah ilustrasi matematika ini:

10 - 2 = 28
10 - 3 = 37
10 - 4 = 46
10 - 5 = 55
10 - 6 = 64
10 - 7 = 73
10 - 8 = 82
10 - 9 = 91
10 - 10 = 100

Menarik bukan? Lihat hasil akhirnya? Semakin banyak dan semakin banyak. Sekali lagi, semakin banyak bersedekah, semakin banyak penggantian dari Allah.

Mudah-mudahan Allah senantiasa memudahkan kita untuk bersedekah, meringankan langkah untuk bersedekah, dan membuat balasan Allah tidak terhalang sebab dosa dan kesalahan kita.

Sedekah bisa mendatangkan ampunan Allah, menghapus dosa dan menutup kesalahan dan keburukan. Sedekah bisa mendatangkan ridha Allah, dan sedekah bisa mendatangkan kasih sayang dan bantuan Allah. Wuh, inilah sekian fadilah sedekah yang ditawarkan Allah bagi para pelakunya.

Sebagaimana kita ketahui, hidup kita jadi susah, lantaran memang kita banyak betul dosanya. Dosa-dosa kita mengakibatkan kehidupan kita menjadi tertutup dari Kasih Sayangnya Allah. Kesalahan- kesalahan yang kita buat, baik terhadap Allah, maupun terhadap manusia, membuat kita terperangkap dalam lautan kesusahan yang sejatinya kita buat sendiri. Hidup kita pun banyak masalah. Lalu Allah datang menawarkan bantuan-Nya, menawarkan kasih sayang-Nya, menawarkan ridha-Nya terhadap ikhtiar kita, dan menawarkan ampunan-Nya. Tapi kepada siapa yang Allah bisa berikan ini semua? Kepada siapa yang mau bersedekah . Kepada yang mau membantu orang lain. kepada yang mau peduli dan berbagi.

Akhirnya, mintalah doa kepada Allah, agar Allah terus menerus membukakan pintu ilmu, hikmah, taufiq dan hidayah-Nya hingga sampai kepada derajat "mukhlishiina lahuddien", derajat orang-orang yang mengikhlaskan diri kepada Allah.

Matematika Dasar Sedekah
Apa yang kita lihat dari matematika di bawah ini?

10 - 1 = 19

Pertambahan ya? Bukan pengurangan?
Kenapa matematikanya begitu?
Matematika pengurangan darimana?
Koq ketika dikurangi, hasilnya malah lebih besar?
Kenapa bukan 10-1 = 9?

Inilah kiranya matematika sedekah. Dimana ketika kita
memberi dari apa yang kita punya, Allah justru akan mengembalikan lebih
banyak lagi. Matematika sedekah di atas, matematika sederhana yang
diambil dari QS. 6: 160, dimana Allah menjanjikan balasan 10x lipat bagi
mereka yang mau berbuat baik.

Jadi, ketika kita punya 10, lalu kita sedekahkan 1 di antara yang sepuluh itu, maka hasil akhirnya, bukan 9. Melainkan 19. Sebab yang satu yang kita keluarkan, dikembalikan Allah sepuluh kali lipat.

Hasil akhir, atau jumlah akhir, bagi mereka yang mau bersedekah, tentu akan lebih banyak lagi, tergantung Kehendak Allah. Sebab Allah juga menjanjikan balasan berkali-kali lipat lebih dari sekedar sepuluh kali lipat. Dalam QS. 2: 261, Allah menjanjikan 700x lipat.

Tinggallah kita yang kemudian membuka mata, bahwa pengembalian Allah itu bentuknya apa? Bukalah mata hati, dan kembangkan ke-husnudzdzanan, atau positif thinking ke Allah. Bahwa Allah pasti membalas dengan balasan yang pas buat kita.

Insya Allah. Amin ya Robbal Alamin.

Sumbernya: ini
Read more ...

Minggu, 11 Juli 2010

1 + 1 = 3

Pernah belajar matematika ? Kalau begitu anda pasti tahu jawaban berapa 1 + 1. Hmmm saya yakin mayoritas kita akan menjawab 2. Tapi percayakan anda kalau saya katakan saya punya seorang teman yang sangat yakin bahwa 1 + 1 itu adalah 3. Menurutnya jawaban 2 adalah konstruksi sosial, penafsiran mayoritas yang diakui sebagai kebenaran tunggal.

Awalnya saya membantah teman saya tersebut. Saya pikir hanya orang gila yang mengatakan 1+1=3. Namun yang menarik adalah teman saya bisa menrangkan argumennya. Alasannya adalah ; tak ada didunia ini benda yang benar-benar bulat dan sama. Contohnya ada 1 apel… ditambah satu apel… apakah jawabannya dua? tergantung… apa definisi kita tentang 1 apel tersebut… apa tafsir kita tentang sebuah apel. Berat nya? warnanya atau apa…  

Saya yakin andapun akan mengatakan teman sayas tersebut kurang waras… tapi kalau saya katakan dia kuliah di jurusan filsafat anda (seperti saya) pasti akan berkata… "ooo".. pantes kuliahnya di filsafat. Yaa wajar saja kalau dalam ilmu filsafat itu 1+1 bisa 3.

Saat bercakap-cakap .. datanglah seorang teman saya yang kuliah di jurusan matematika. Mendengar pembicaraan kami dia langsung menimpali… bener.. menurutku 1+1 memang 3.  Mendengar komentar tersebut, teman saya yang anak filsafat terdiam.. dan berkata pada anak matematika tersebut…. hmmm sebagai orang matematika kamu sudah sesat. Kamu harusnya masuk filsafat mad. Si Ahmad hanya diam terpaku… 

He... he... anda mungkin tidak akan percaya kalau saya katakan teman saya tersebut bernama Ahmad. Saya pikir teman saya Ahmad harus mulai menentukan dijurusan manakah ia kuliah. Apakah ia anak matematika, atau anak filsafat.  Jika  mengaku matematika maka tentu saja mereka harus mengikuti standar ilmu yang ada. Dia harus bisa menerima 1+1=2. Tapi jika tetap bersikukuh 1+1=3 maka tentu saja teman saya tersebut sebaiknya masuk jurusan filsafat. Karena jika tidak ia bisa digebukin anak-anak jurusan matematika atas tuduhan pencemaran ilmu matematika.

Sejak saat itu, saya berniat. Saya akan belajar lebih giat menguasai dalil-dail dan rumus2 matematika. Agar suatu saat nanti saya tidak di kibuli oleh anak filsafat yang mengaku matematikawan.
hmm ngomong-ngomong…. apa jurusan anda ?
Read more ...

Matematika Hidup

Rata-rata manusia meninggal dunia antara usia 60 tahun sampai 70 tahun (mayoritas)
Pukul rata manusia meninggal ± 65 tahun

“Baligh: Start untuk seseorang di perhitungkan amal baik atau buruknya selama 
hidup di dunia”
 
      Laki-laki Baligh ± 15 tahun
      Wanita Baligh ± 12 tahun

Usia Yang tersisa untuk kita beribadah kepada-Nya kita pukul rata dengan rumus:
MATI sampai BALIGH= sisa USIA
65-15= 50 tahun
50 tahun digunakan untuk apa? 

Catatan:
50 tahun= 18250 hari= 458000 jam
12 jam siang hari  dan 12 jam malam hari  = 24 jam satu hari satu malam

Gambaran kotornya:
Mari kita tela’ah bersama………!
Waktu kita tidur ± 8 jam/hari
Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai tidur 18250 hari x 8 jam= 146000 jam=16 tahun7 bulan……, di bulatkan jadi 17 tahun
Logikanya: Alangkah sayangnya waktu 17 tahun habis di gunakan untuk tidur, padahal kita akan tertidur dari dunia untuk selamanya……
Catatan: Yang lebih bermasalah lagi bagi mereka yang tumor alias tukang molor bisa jadi 12 jam/hari =25 tahun habis tertidur!!! Hati-hati dengan penyakit “TUMOR”

Waktu aktivitas kita di siang hari ± 12 jam
Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai aktivitas:18250 hari x12 jam=219000 jam=25 tahun
Aktivitas disiang hari: Ada yang bekerja, atau bercinta, ada yang belajar atau mengajar, ada yang sekolah atau kuliah, ada yang makan sambil jalan-jalan, ada pula yang gambling sambil maling…
dan masih banyak lagi aktivitas lainnya yang tak pernah bisa disamaratakan satu dengan yang lain……..

Waktu aktivitas santai atau rilexsasi ± 4 jam
Dalam 50 tahun waktu yang dipakai rileksasi 18250 hari x 4 jam= 73000 jam = 8 tahun
Realisasi rileksasi: biasanya nonton tv sambil minum kopi, ada pula yang belajar mati-matian/bikin contekan habis-habisan buat ujian, atau mungkin dihabiskan termenung di buai khayalan……

17 tahun + 25 tahun + 8 tahun = 50 tahun  Plus plos/Balance
Tidur……Ngelembur…Nganggur

Lalu kapan Ibadahnya?
Padahal manusia diciptakan-Nya tiada lain dan tiada bukan untuk semua dan segalanya hanyalah beribadah kepada-Nya, karena satu hal yang pasti kita akan kembali ke alam hakiki illahi!

“ Maut datang menjemput tak pernah bersahut
Malaikat datang menuntut untuk merenggut
Manusia tak kuasa untuk berbicara
Tuhan Maha Kuasa atas syurga dan Neraka”

Memang benar!!!!! kuliah itu ibadah, kalau niat kuliahnya untuk ibadah, lawong kita mah kuliah mau nyari ijazah, bakal nanti bekerjah agar mudah mencari nafkah……………………

Memang benar!!!!!!!!! Bekerja cari nafkah itu ibadah, tapi bekerja yang bagaimana? Orang kita bekerja sikut sanah sikut sinih, banting tulang banting orang, tujuan utamanya cari uang buat beli barang-barang biar dipandang orang-orang…..

jarang orang menolak untuk di puji dan di puja tatkala mereka berjaya

Pernah kita membaca bismillah saat hendak berangkat kuliah tapi sayang hanya sekedar pernah…
Pernah kita berniat mulia saat hendak mencari nafkah, tapi semuanya terlupa ketika melihat gemerlapnya dunia…….

Lalu kapan ibadahnya?
Oh mungkin saat sholat yang 5 waktu itu dianggap cukup………..! Karena kita pikir; sholat begitu besar pahalanya, sholat amalan yang dihisab paling pertama, sholat jalan untuk membuka pintu syurga………
Kenapa kita harus cukup kalau ibadah kita hanyalah sholat kita!!!!!!

Berapa sholat kita dalam 50 tahun?
1x sholat = ± 10 menit …..5x sholat ± 1 jam
Dalam waktu 50 tahun waktu yang terpakai sholat=18250 hari x I jam =18250 jam= 2 tahun

Kesimpulan: waktu yang kita manfaatkan dalam 50 tahun di dunia cuma 2 tahun untuk sholat…………
2 tahun dari 50 tahun kesempatan kita….itupun belum tentu sholat kita bermakna berpahala dan di terima..
Dan sekiranya sholat kita selama 2 tahun berpahala rasa-rasanya tidak sebanding dengan perbuatan dosa-dosa kita selama 50 tahun; dalam ucap kata kita yang selalu dusta, baik yang terasa maupun yang di sengaja, dalam ucap kata kita yang selalu cerca terhadap orangtua, dalam harta kaya kita yang selalu kikir terhadap orang faqir, dalam setiap laku langkah kita yang selalu bergelimang dosa…………………………

Logika dari logikanya:
Bukan satu yang tidak mungkin kita umat di akhir jaman akan berhamburan di neraka untuk mendapatkan balasan kelalaian.....
Terlalu banyak waktu yang terbuang percuma selama manusia hidup di dunia dan semuanya itu akan menjadi bencana….

Solusi:
Tiada kata terlambat walaupun waktu bergulir cepat, isilah dengan sesuatu apa yang bermanfaat!!!!!!!
INGAT AKHIRAT!

Aslinya baca disini
Read more ...

Kenapa Tak Ada Nobel Matematika?

PASTI Anda bertanya-tanya, kok tidak ada Nobel untuk matematika? Konon, menurut guyonan yang beredar, karena kekasih Alfred Nobel, selingkuh dengan matematikawan asal Swedia, Gosta Magnus Mittag Leffer. Alfred Nobel dendam pada matematikawan itu.

Tetapi, menurut versi Mittag Leffer, Nobel sebenarnya menolak memberikan penghargaan, karena merasa iri dengan jumlah penghitungan kekayaan Mittag Leffler yang melebihi kekayaan Nobel.

Dua versi cerita di atas mungkin benar, mungkin juga tidak. Tapi, cerita ini berkembang liar dan banyak yang percaya. Apa pun alasannya, intinya tetap sama, yakni tidak ada hadiah nobel untuk bidang matematika. Yang ada hanya fisika, kimia, kedokteran, sastra, dan perdamaian. Untuk bidang ekonomi, ada yang namanya "The Sveriges Riksbank Prize in Economic Sciences in Memory of Alfred Nobel". Ini yang disebut dengan Nobel Ekonomi.

Kembali ke guyonan antara Alfred Nobel dan Mittag Leffler, ternyata para ahli berusaha keras membuktikan kebenaran cerita di atas. Ada beberapa ahli, setelah melakukan kajian mendalam, menyangkal kebenarannya cerita itu. Bantahan itu diumumkan dalam sebuah artikel pendek yang berjudul "Is There No Nobel Prize in Mathematics?" yang ditulis oleh Lard Garding dan Lard Hormander (halaman 73-74 buku Mathematical intelligencer, 1985).

Penulis menyatakan bahwa Mittag Leffer dan Nobel tidak memiliki hubungan satu sama lain. Nobel pindah dari Swedia pada tahun 1865, ketika Mittag Leffer masih menjadi seorang murid dan jarang sekali Nobel berkunjung kembali ke Swedia. Garding dan Hormander menyatakan bahwa jawaban yang benar atas pertanyaan tersebut adalah bahwa, karena alasan ilmiah, ide untuk memberikan penghargaan tidak pernah terbayangkan sama sekali di benak pikiran Nobel.

Pada tahun 1895, Nobel mewariskan dana ke sebuah yayasan, yang dananya bersumber dari lima penghargaan tahunan untuk bidang ilmu fisika, kimia, kedokteran, sastra, dan perdamaian. Empat dari lima penghargaan tersebut adalah bidang-bidang keilmuan yang diminati oleh Nobel, kecuali kedokteran.

Meski tidak ada Nobel Matematika, tetapi tidak sedikit matematikawan yang meraih hadiah Nobel. Tentu saja pada bidang non-matematika. Misalnya, Bertrand Russell untuk sastra (1950), Max Born dan Walther Bothe untuk fisika (1954). Sedangkan untuk bidang ekonomi, ada beberapa nama seperti Kenneth Arrow (1972), Leonid Kantorovich (1975), John Forbes Nash (1994), Clive WJ Granger (2003), Robert J Aumann, dan Thomas C Schelling (2005), Andrew Fire (2006), dan Leonid Hurwicz (2007). John Forbes Nash sendiri kisah hidupnya diangkat menjadi novel yang kemudian difilmkan dalam A Beautiful Mind. Di situ Russel Crowe berperan sebagai John Nash.

Fields Medal

Kendati tidak ada Nobel Matematika, John Charles Fields, seorang ahli matematika Kanada abad 19-20, menggagas adanya hadiah bergengsi bagi bidang matematika. Hadiah ini pada akhirnya diberi nama Fields Medal untuk menghargai almarhum.

Tidak seperti Nobel, Fields Medal diberikan, pada mereka yang menghasilkan karya teoretis. Ada dua macam karya yang dapat dihasilkan oleh seseorang supaya dapat memperoleh medali ini. Pertama, jika seseorang dapat memecahkan soal yang terkenal sulit (lebih lazim disebut problem solving). Kedua adalah jika seseorang dapat menciptakan teori baru di bidang matematika.

Perbedaan lain yang cukup mencolok adalah kriteria peserta. Jika dalam hadiah Nobel tidak ada batasan usia, maka usia maksimum seseorang dapat menerima Fields Medal adalah 40 tahun. Jelas, bahwa medali ini ditujukan bagi para ilmuwan muda.

Dasar pemikiran batasan usia ini adalah dengan harapan para penerima penghargaan terdorong untuk melanjutkan karyanya, bukannya berhenti sampai pada penerimaan hadiah. Dapat juga dikatakan, hal ini mendorong para ilmuwan muda yang belum mencapai batas usia untuk berkarya semaksimal mungkin.

Aslinya baca disini.
Read more ...

Sabtu, 10 Juli 2010

Grafik Dosaku

ya ALLAH... hamba ingin mengadu...
ya Rahman... hamba ingin mengemis ampun...
ya Rahim... hamba ingin memohon petunjuk...

hamba selalu berusaha menjalani perintahMu, tapi hamba selalu ingkar akan laranganMu
andai saja hamba tau bagaimana caranya untuk hanya beribadah tanpa mendosa
hamba tau hamba tak akan luput dari kesalahan selayaknya manusia yg bernafsu
ya ALLAH setidaknya beri hamba petunjuk untuk dapat khusyu ketika menghadapMu
hamba tak puas akan ibadah hamba... mengapa begitu sulit untuk bersujud sungguh

hamba takut ya ALLAH, andai saja perhitungan dosa dan amalan kau tampakkan,
tak terbayang seberapa jauh selisih grafik dosa yang menjulang tinggi diatas grafik amalan,
andai saja grafik itu jelas mungkin hamba sungguh sungguh bersujud padaMu,
tapi mungkin hamba akan besar kepala saat grafik amalan meninggi,
kemudian nafsu untuk mendosapun merasa aman dan mencari kesempatan.

tidak ya ALLAH, jangan kau tunjukkan perhitungan itu sekarang... biarlah itu ku lihat pada waktunya nanti..pada saat kami semua mengantri dibawah terik di alam perhitunganMu..
biarlah hamba tetap takut ... biarlah ya ALLAH... agar hamba takut mendosa...
agar hamba tak berani berkata 'ah sekali ini aja' ...
agar hamba tak mencoba coba agar mereka bilang 'nah gitu dong,baru asikk!'
agar hamba tak berbuat seperti nafsuku mendorong 'tuhan pasti mengampuni kok'

biarlah hamba tak tau ya ALLAH,, hamba mohon tambah rasa takut hamba padaMu..
rasa yang semakin habis umur ini, semakin pudar tak menentu..
hamba takut umur hamba tak cukup untuk dapat menaikkan grafik amalan setidaknya kelevel yang sama dengan dosa, agar hamba punya kesempatan mencicipi manis surgaMu yang kekal..
yang kekal.. yang kau janjikan penuh kenikmatan... selamanya..selamanya...
ya ALLAH hamba ingin, ingin..sekali... sampai disurgaMu..
tapi...hamba MALU...!! karena telah pudar rasa takut padaMu..

Ampuniku ya ALLAH...
Bacaan Asli
Read more ...

Grafik Keimanan

Andaikan setiap kegiatan yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari dibuatkan model, maka sebuah grafik selalu dapat mewakilinya. Rata-rata bisa berupa grafik nilai sinus (pada matematika), yang bermula dari nilai 0 (Nol) kemudian naik ke atas pada batas tertinggi angka 1 (satu) dan kemudian turun lagi ke nol hingga nilai -1 (Minus satu). Namun ketika di suatu saat kita sampai pada titik jenuh, maka aktivitas kita akan berada kembali di titik keseimbangan, yakni nol.

Keimanan kita juga begitu adanya. Selalu naik turun. Kita manusia, bukanlah malaikat yang selalu mampu taat kepada setiap perintah Tuhan. Namun, kita juga bukan setan yang selalu kufur atas perintah Tuhan.

Kadang, ketika sifat malaikat muncul dalam diri kita, maka tiba-tiba grafik keimanan kita naik. Menuju puncak tertinggi. Jika saat itu tiba, maka hati kita selalu tertarik untuk melakukan kebajikan, melaksanakan perintah Tuhan, menjadi hamba yang benar-benar bisa diandalkan. Saat itu, kebahagiaan akan benar-benar ada di hati kita.

Namun ketika sifat setan lebih kuat dalam hati, maka grafik kita turun, menuju nol, dan bahkan melewatinya. Minus. Saat itu kita berbuat semau kita. Melanggar perintah agama. Kita akan menjadi orang asing bagi sang Aku yang ada dalam diri kita.

Masing-masing memiliki konsekuensi. Yakinlah, ketika kita menjadi orang baik, maka hanya satu balasan bagi kita, kebahagiaan. Kita pasti bisa merasakan kebahagiaan ketika mampu menjadi seseorang yang dapat melaksanakan amanat Tuhan, menjadi khalifah di bumi. Namun, ketika kita menjadi person yang sebaliknya, pastikan saja bahwa yang hadir pasti keresahan, kegelisahan, ketakutan dan ketidaknyamanan.

Dan itulah yang sedang kurasakan kini. Aku sedang berada pada grafik terbawah keimananku. Ibadahku berada pada nilai minus. Diakibatkan terlalu banyak hal sia-sia yang kulakukan. Aku jadi ingat pernyataan seorang ukhti ketika kutanya tentang apa sebabnya aku selalu telat terbangun di pagi hari? Katanya “Itu akibat dosa dari maksiat yang telah engkau lakukan di hari sebelumnya!”.

Jika aku introspeksi diri, memang itu yang sedang terjadi padaku. Siapa lagi yang akan tahu diri kita jika bukan kita.

Semoga Tuhan segera mengembalikan hatiku ke jalan-Nya. Amin.
Sumber : baca disini
Read more ...

Jumat, 09 Juli 2010

KAJIAN MATEMATIKA DI MAGHRIB

PERDEBATAN TEOLOGIS MEMICU PERKEMBANGAN KAJIAN MATEMATIKA

Pendar ilmu pengetahuan di dunia Islam menyebar merata. Sebab, perkembangan tradisikeilmuan tak hanya berkutat pada wilayah tertentu, seperti Baghdad di Irak atau Kordoba di Spanyol, pada masanya dikenal sebagai lumbung ilmu. Tradisi ilmu pun menembus wilayah Maghrib, yang mencakup Maroko, Aljazair, dan Tunisia. Matematika ( menjadi salah satu kajian yang berkembang pesat di sana, terutama dalam kurun waktu abad ke-9 hingga abad ke-11. Sejumlah pakar matematika bersinar dan memberikan kontribusi besar.
Ifriqiya, ibukota Kairouan, Tunisia, menjadi cikal bakal perkembangan tradisi ilmiah, termasuk kajian matematika di Maghrib. Para pakar matematika yang tumbuh pada masa itu seakan menjadi peletak dasar bagi perkembangan ilmu tersebut pada kemudian hari. Dua tokoh di antaranya adalah Yahya al-Kharraz dan muridnya, Yahya al-Ka-nuni, yang hidup antara tahun 828 hingga 901 Masehi. Sang murid, Yahya al-Ka-nuni, menulis buku berjudul Maghribian Book ofHisba yang berisi uraian tentang transaksi perdagangan di pasar. Pakar lainnya adalah Shuqrun ibnu Ali.

Ahmed Djebbar, seorang profesor di University of Sciences and Technologies Lille I, Lille, Prancis, dalam tulisannya, Mathematics in the Medieval Maghrib General Survey on Mathematical Activities in North Africa mengatakan, Shuqrun memiliki kecakapan khususnya dalam perhitungan waris. Shuqrun menguraikan secara perinci perhitungan waris dalam sebuah buku. Bahkan, ia dikenal sebagai orang pertama di wilayah Maghrib yang melahirkan karya semacam itu. Seorang cendekiawanbernama Ibnu Khayr mengungkapkan, buku karya Shuqrun menjadi bahan ajar matematika.

Bahkan, ujar Ibnu Khayr, karya Shuqrun masih digunakan hingga abad ke-12 dalam berbagai kajian matematika. Pada masa selanjutnya, matematika kian mengalami perkembangan menggembirakan. Hal ini ditandai dengan semakin banyaknya karya dan pakar matematika. Sosok lainnya, Abu Sani al-Qayrawani, hadir pada abad ke-9 dan menambah deretan nama pakar matematika. Orang tuanya berasal dari Baghdad, Irak. Ia menorehkan prestasi gemilang karena menjadi cendekiawan pertama yang masyhur dengan karya-karya gemi-langnya.

Salah satu karya besar yang ia hasilkan adalah Kitab fi al-hisab al-Hindi atau Book on Indian Calculation. Buku ini menguraikan tradisi aritmatika Arab yang memiliki akar dari tradisi matematika India, yang dimulai pada akhir abad ke-8 atau awal abad ke-9.

Pada prosesnya, perkembangan kajian matematika tak sepenuhnya dipicu tradisi keilmuan. Namun, perdebatan teologis pun ikut berpengaruh, terutama saat pemerintahan Dinasti Aghlabid antara 800 hingga 910 Masehi. Perdebatan teologis ini mengundang kaum intelektual membanjiri Ifriqiya, Kairouan.

Di antara kaum intelektual tersebut, terdapat Abu Sahal. Ia berada dalam jajaran sejumlah pakar matematika, khususnya yang piawai dalam aritmatika dan geometri. Kemampuan mereka dibutuhkan untuk memecahkan serangkaian masalah yang terkait dengan pengukuran tanah atau perhitungan waris.

Pemerintahan berkuasa saat itu, yang berasal dari Dinasti Aghlabid, juga memberikan dukungan penuh pada bidang keilmuan. Mereka membiayai penyalinan, pembelian, dan penerjemahan buku; menambah jumlah sarjana; serta membangun lebih banyak lembaga pendidikan.

Mereka pun menjalin hubungan erat dengan kekhalifahan di Baghdad. Bahkan, mereka mencoba mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan budaya yang juga berkembang pesat di Baghdad. Maka, pemerintahan Dinasti Aghlabid saat dipimpin Ibrahim II (875-902) pun membangun Bayt al-Hikmah.
Nama tersebut sama dengan nama lembaga keilmuan di Baghdad yang dibentuk khalifah dari Dinasti Abbasiyah, Harun al-Rasyid, yang berkuasa pada 786 hingga 809. Bayt al-Hikmah yang ada di Maghrib menarik minat pakar matematika, astronom, serta astrolog, seperti at-Talla dan Uthman as-
Sayqal.

Dukungan pemerintah pada pengembangan tradisi keilmuan yang dilakukan pada masa Aghlabid juga berlanjut saat kekuasaan Dinasti Fatimiyah. Hal ini terlihat pada dua dekade pertama masa kekuasaan Khalifah al-Muizz yang berkuasa pada 953 hingga 975 Masehi.

Memasuki abad kesepuluh, kata Ahmed Djebbar, tak banyak dokumen yang ditemukan, bahkan tak banyak menyingkap bagaimana kegiatan keilmuan berjalan. Para penulis biografi hanya mengungkapkan segelintir figur yang diketahui bergelut dengan matematika dan mereka yang tertarik dengan bidang tersebut.
Djebbar menyebutkan sejumlah nama, yaitu al-Utaq al-Ifriqi yang meninggal pada 955 Masehi, Yaqub ibnu Killis yang meninggal pada 990 Masehi, dan cende- kiawan lainnya al-Huwari. Ada lebih banyak informasi mengenai kajian matematika pada abad ke-11.

Pakar matematika di Maghrib pada abad tersebut adalah Ibnu Abi Rijal. Ia tak hanya menguasai matematika, tetapi juga astronomi. Ia pun menulis beberapa karya mengenai dua bidang yang dikuasainya. Di sisi lain, ia tertarik pula mempelajari astrologi.

Bahkan, ketenaran Abi Rijal menembus Eropa. Ia mulai dikenal di sana sejak abad ke-12 melalui bukunya yang berjudul al-Barifi Ahkam an-Nujum atau The Briliant Book on Judgements of the Stars, yang diterjemahkan oleh Constantine the African. Pakar matemati- ka ternama lainnya adalah Abu Salt.
Banyak pakar matematika yang memiliki nama lain, tetapi kurang dikenal. Mereka adalah Abd al-Munim dan Ibnu Atiya al-Katib. Mereka menguasai geometri dan aritmatika. Tak diketahui, apakah mereka membuat karya yang menjadi rujukan dan sejauh mana peran mereka dalam pengembangan matematika.

Sumber: klik disini
Read more ...

Hubungan Matematika dan Keimanan

Matematika? Wah, pelajaran itu seringkali jadi momok buat siswa. Saya juga sering merasa demikian, plgi klo dapet soal2 yg jawabannya entah dimana. Dicari kok gak ketemu2.

tapi...

Suatu hari saya nemui sebuah cerita yg gud gtu deh, yg membuat saya mkin cinta ma matematika...

Begini ceritanya...

1 : 1 adalah lebih besar daripada 1:1000, artinya,
Kalo kita punya suatu masalah, masalah itu akan kerasa lebih berat jika kita membaginya sendirian, dalam artian kita gak membaginya ma orang lain. Namun jika kita share ma orang laen, dalam hal ini berarti bahwa kita membagi 1 dengan bilangan yg lebih besar, 1 : 10000 msalnya. Maka masalah kita akan lebih gak kerasa. Dan apabila kita share ma Allah yg Maha Besar, yg bisa dikatakan 1:1000000000000000, atau 1: bilangan tak terhingga, maka hasilnya mendekati nol. Atau gak kerasa sama sekali. Kecil karena kita ykin bahwa Allah slalu ada ma kita.

Jadi, nunggu apa? Buka buku matematika kita yukkk....

Sumber dapat dibaca disini
Read more ...
Designed Template By Blogger Templates - Powered by Sagusablog